POLRI

Kehabisan Bekal Saat Hendak Pulang, Santri Ditolong Polisi hingga Stasiun Pasar Lama

×

Kehabisan Bekal Saat Hendak Pulang, Santri Ditolong Polisi hingga Stasiun Pasar Lama

Sebarkan artikel ini

KAB  TANGERANG, MEDIAGLOBAL.ID – Niat Romdhon, pemuda 20 tahun asal Subang, untuk pulang menuju Bogor sempat terhenti. Bekal yang dibawanya habis, sementara perjalanan masih harus dilanjutkan.

Dalam kondisi tersebut, Romdhon menghubungi layanan darurat 110 Polresta Tangerang sekitar pukul 05.21 WIB, Selasa (22/9/2026). Laporan itu kemudian ditindaklanjuti jajaran Polsek Pasar Kemis.

Piket Bhabinkamtibmas melalui Perwira Pengawas (Pawas) IPDA Mulyo segera mendatangi Pondok Pesantren Al-Istiqlaaliyah, Kampung Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, tempat Romdhon berada.

Setelah bertemu langsung, petugas mendengarkan kondisi Romdhon yang hendak pulang namun sudah kehabisan bekal. Petugas kemudian membantu mengantarkannya menuju Stasiun Pasar Lama, Kota Tangerang, agar perjalanan pulang dapat dilanjutkan.

Namun, di tengah perjalanan, petugas mengetahui Romdhon belum sempat makan.

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi SH mengatakan, pihaknya kemudian mengajak Romdhon berhenti sejenak untuk sarapan sebelum melanjutkan perjalanan.

“Di perjalanan, mengingat Saudara Romdhon belum makan, kami sempat mampir dan mengajak sarapan nasi uduk. Jangan sampai dia melanjutkan perjalanan dalam kondisi lapar,” ujar AKP Humaedi.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sederhana kepada masyarakat yang sedang membutuhkan pertolongan.

“Kami melihat Saudara Romdhon memang sedang membutuhkan bantuan. Bhabinkamtibmas kemudian berbagi sedikit rezeki untuk makan dan ongkos pulang. Mudah-mudahan bisa membantu sampai tujuan,” katanya.

AKP Humaedi menegaskan, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya ketika terjadi persoalan keamanan dan ketertiban, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam kondisi tertentu.

“Kami ingin masyarakat merasa bahwa polisi selalu hadir ketika dibutuhkan. Bantuan mungkin tidak besar, tetapi mudah-mudahan dapat meringankan dan membuat yang bersangkutan bisa melanjutkan perjalanan dengan tenang,” ungkapnya.

Romdhon selanjutnya diantar menuju Stasiun Pasar Lama, Kota Tangerang, untuk melanjutkan perjalanan pulang.

Kisah sederhana tersebut menjadi gambaran sisi humanis pelayanan kepolisian. Sebuah laporan melalui layanan 110 pagi itu tidak hanya berujung pada kedatangan petugas, tetapi juga menghadirkan sepiring nasi uduk, bantuan ongkos, dan perhatian bagi seorang pemuda yang tengah berjuang melanjutkan perjalanan pulang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *