KAB TANGERANG, MEDIAGLOBAL.ID – Seorang laki-laki berinisial Mr. X ditemukan meninggal dunia di sebuah gajebo yang berada di area Kantor Kecamatan Panongan, Jalan Raya Pertamina, Desa/Kelurahan Panongan, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (19/9/2026) pagi.
Korban sebelumnya diketahui merupakan seorang laki-laki yang disebut mengalami gangguan kejiwaan dan sempat dibawa ke Puskesmas Panongan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan setelah ditemukan dalam kondisi diduga sakit di wilayah Kampung Ranca Dulang, Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan.
Berdasarkan laporan Polsek Panongan, peristiwa tersebut bermula pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, Hudori, Sekretaris Desa Ranca Iyuh, menghubungi pihak Kecamatan Panongan dan menyampaikan adanya seorang laki-laki yang membutuhkan pertolongan di wilayah Kampung Ranca Dulang.
Pihak kecamatan kemudian menyarankan agar pria tersebut dibawa ke Puskesmas Panongan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Selanjutnya, pihak Desa Ranca Iyuh membawa pria tersebut ke Puskesmas Panongan. Setelah mendapatkan penanganan, sekitar pukul 17.30 WIB korban kemudian diserahkan kepada pihak Kecamatan Panongan dan diterima oleh salah seorang petugas Satpol PP Kecamatan.
Sekitar pukul 18.00 WIB, korban sempat diberikan makanan dan diketahui masih dapat menyantap makanan tersebut. Bahkan sekitar pukul 21.00 WIB, korban masih terlihat dalam keadaan hidup.
Namun, pada Sabtu pagi sekitar pukul 05.25 WIB, petugas yang menghampiri korban mendapati pria tersebut sudah dalam kondisi tidak bernyawa di gajebo kantor kecamatan.
Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada petugas lainnya dan Sekretaris Kecamatan Panongan, Risky Rizani Fachi, S.I.P., M.Si. Selanjutnya, kejadian dilaporkan kepada Polsek Panongan.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Panongan Iptu Irruandy Aritonang, S.H., bersama Pawas Iptu Fuadi dan personel piket langsung melakukan pengecekan ke lokasi.
Petugas melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), membuat laporan kejadian, mendata saksi, berkoordinasi dengan Pamapta Polresta Tangerang dan Unit Identifikasi, serta menghubungi pihak RSUD Kabupaten Tangerang.
Dari pemeriksaan awal, belum ditemukan informasi yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan. Penyebab kematian untuk sementara diduga berkaitan dengan kondisi sakit, sedangkan kepastian penyebab kematian masih menjadi bagian dari pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Panongan Iptu Irruandy Aritonang mengatakan pihaknya langsung melakukan langkah penanganan setelah menerima laporan dari pihak kecamatan.
“Begitu menerima laporan, personel langsung melakukan pengecekan TKP, mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi serta pihak rumah sakit. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan terhadap korban berjalan sesuai prosedur,” ujar Iptu Irruandy.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan apabila menemukan orang yang membutuhkan pertolongan, terutama warga yang berada dalam kondisi sakit atau membutuhkan perhatian khusus.
“Kami mengimbau masyarakat maupun perangkat lingkungan untuk segera melaporkan kepada pihak desa, kecamatan, kepolisian atau fasilitas kesehatan apabila menemukan warga yang membutuhkan pertolongan. Penanganan sejak awal sangat penting agar orang yang membutuhkan dapat segera mendapatkan bantuan,” imbaunya.
Ia juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait identitas maupun penyebab meninggalnya korban.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuat kesimpulan sendiri dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan korban, silakan disampaikan kepada petugas untuk membantu proses pendataan dan penanganan lebih lanjut,” tambahnya.
Pihak kepolisian selanjutnya berkoordinasi dengan RSUD Kabupaten Tangerang untuk proses penanganan korban serta pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga laporan ini dibuat, identitas lengkap korban masih belum diketahui. Polisi masih melakukan pendataan dan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Polsek Panongan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan spekulasi, serta menyerahkan proses pemeriksaan kepada pihak berwenang.












