Muhammad Kadafi Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu dan Kawal Pemerintahan Prabowo

waktu baca 4 menit
Jumat, 23 Okt 2026 19:29 43 Redaksi

JAKARTA, MEDIAGLOBAL.ID – Ketua Dewan Pengurus Lintas Angkatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PNNK) Lemhannas RI, Muhammad Kadafi, S.H., M.H., mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan dan kesatuan serta mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto secara konstruktif. Menurutnya, pembangunan nasional membutuhkan komitmen jangka panjang, konsistensi kebijakan, keberanian mengambil keputusan, serta partisipasi aktif masyarakat agar setiap program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

“Kita harus melihat masa depan Indonesia dengan semangat optimisme. Presiden Prabowo Subianto sedang berupaya membenahi berbagai persoalan bangsa dan memperkuat fondasi pembangunan nasional. Karena itu, mari kita berikan dukungan yang konstruktif agar program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kadafi.

Ia menilai berbagai persoalan nasional harus diselesaikan secara bertahap, terukur, dan mengedepankan kepentingan bangsa. Pembenahan tersebut perlu bermuara pada perbaikan tata kelola pemerintahan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemberantasan korupsi, penguatan penegakan hukum, serta terwujudnya keadilan sosial. Menurutnya, pemerintah dan masyarakat harus berjalan beriringan untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Kadafi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai alasan untuk saling bermusuhan. Setelah kontestasi politik berakhir, kepentingan bangsa harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun golongan. Ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus disikapi secara dewasa tanpa merusak persaudaraan dan persatuan nasional.

“Indonesia terlalu besar untuk terus-menerus terpecah oleh perbedaan. Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan sampai perbedaan itu merusak persaudaraan dan persatuan bangsa. Pemerintah perlu kita dukung ketika menjalankan kebijakan yang baik, dan apabila terdapat kekurangan, kita sampaikan kritik secara objektif, beretika, serta berdasarkan fakta,” tegasnya.

Menurut Kadafi, dukungan terhadap pemerintah bukan berarti masyarakat harus menutup mata terhadap berbagai persoalan. Sebaliknya, dukungan yang sehat perlu disertai pengawasan publik, penegakan hukum yang adil, serta kritik konstruktif untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai kepentingan rakyat. Ia juga mengajak tokoh nasional, akademisi, praktisi hukum, pengusaha, organisasi kemasyarakatan, hingga generasi muda mengambil peran dalam pembangunan sesuai kapasitas masing-masing.

Lebih lanjut, Kadafi menilai keberhasilan pemerintahan tidak cukup diukur dari banyaknya program yang diumumkan, tetapi juga dari manfaat konkret yang dirasakan masyarakat. Karena itu, pelaksanaan program pemerintah harus mengedepankan transparansi, ketepatan sasaran, dan akuntabilitas, terutama dalam penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, kepastian hukum, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Rakyat membutuhkan bukti, bukan sekadar janji. Kita ingin Indonesia menjadi negara yang kuat, tetapi tetap mengutamakan keadilan. Kita ingin pembangunan berjalan, tetapi manfaatnya harus dirasakan masyarakat luas. Kita ingin negara semakin maju, tetapi jangan sampai ada rakyat yang tertinggal,” ungkapnya.

Sebagai Ketua Dewan Pengurus Lintas Angkatan PNNK Lemhannas RI, Kadafi turut menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurutnya, Pancasila, persatuan, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama harus menjadi landasan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan nasional. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, tidak menyebarkan fitnah, serta tidak menjadikan perbedaan politik sebagai alat untuk memecah persaudaraan.

Kadafi menegaskan bahwa dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto harus diwujudkan melalui kerja nyata, kepatuhan terhadap hukum, penguatan persatuan, dan kontribusi positif bagi masyarakat. Ia berharap momentum pembangunan nasional dapat menjadi kesempatan bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kepercayaan publik, memperbaiki berbagai kekurangan, dan membangun masa depan Indonesia secara bersama-sama.

“Kita ingin melihat Indonesia bergerak maju. Mari kita dukung program pemerintah yang berpihak kepada rakyat, kawal pelaksanaannya agar tetap berada di jalur yang benar, dan berikan masukan apabila masih ada kekurangan. Tujuan kita sama, yaitu Indonesia yang berdaulat, berkeadilan, makmur, dan mampu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menuntut peran negara, tetapi turut mengambil bagian dalam pembangunan melalui kontribusi nyata di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kepemimpinan nasional, tetapi juga oleh kesediaan seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan memperjuangkan kesejahteraan bersama.

“Jangan hanya bertanya apa yang sudah diberikan negara kepada kita. Mari kita juga bertanya, apa yang sudah kita lakukan untuk Indonesia? Jika pemerintah bekerja, masyarakat ikut berkontribusi, dan seluruh elemen bangsa menjaga persatuan, maka peluang untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik akan semakin besar,” pungkasnya.

Kadafi menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh masyarakat memperkuat persatuan, mengutamakan kerja nyata, serta bersama-sama mengawal masa depan Indonesia menuju bangsa yang berdaulat, adil, makmur, dan bermartabat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA