Berita TerkiniDaerah

Danau Seputar Pemkab Tigaraksa Memakan Kembali Korban Jiwa

×

Danau Seputar Pemkab Tigaraksa Memakan Kembali Korban Jiwa

Sebarkan artikel ini
Poto Seorang bocah perempuan berusia 13 tahun sedang diangkut setelah meninggal dunia akibat tenggelam ketika berenang bersama tiga kawannya di Danau bekas galian pasir lingkup Pusat Pemda kabupaten Tangerang, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, pada Rabu (16/9/2026).
Poto Seorang bocah perempuan berusia 13 tahun setelah di evakuasi dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia, akibat tenggelam ketika berenang bersama tiga kawannya di Danau bekas galian pasir lingkup Pusat Pemda kabupaten Tangerang, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, pada Rabu (16/9/2026).

TANGERANG, MEDIAGLOBAL.ID – Seorang bocah perempuan berusia 13 tahun meninggal dunia akibat tenggelam ketika berenang bersama tiga kawannya di Danau bekas galian pasir lingkup Pusat Pemda kabupaten Tangerang, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, pada Rabu (16/9/2026).

Diketahui, Kejadian serupa pernah terjadi Dua bocah bernama M. Azkia (11) dan Adam Muzaki (12) yang meninggal dunia sedang mencari ikan bersama Lima rekan yang lainnya yang selamat. Danau dengan kondisi kedalaman air perkiraan 9-10 meter. Menurut informasi, tujuh anak tersebut beralamat Perum Sudirman Indah. Kedua Bocah tenggelam sekitar pukul 13:00 WIB didanau bekas galian pasir yang sama yang berlokasi seberang Alun-alun Tigaraksa itu, tepatnya pada hari Rabu, (13/6/2024) dua tahun lalu.

Berdasarkan Informasi dari Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang, Pos Damkar dan Penyelamatan Tigaraksa menerima Laporan anak yang Tenggelam di danau bekas galian yang berlokasi di seberang Alun-alun Tigaraksa.

Kapolsek Tigaraksa AKP Iwan Wahyudi menjelaskan, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Korban berinisial P, warga Kampung Muncung, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, saat itu datang bersama tiga temannya ke lokasi sekitar pukul 11.30 WIB.

Keempatnya kemudian berenang di danau bekas galian yang diketahui memiliki kedalaman lebih dari 5 meter.

“Teman-teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Setelah itu mereka meminta bantuan kepada warga dan petugas,” ujar Iwan.

Informasi kejadian tersebut diterima oleh warga bernama Ardian. Bersama warga lainnya, ia kemudian melakukan upaya pencarian. Petugas BPBD Kabupaten Tangerang dan pemadam kebakaran juga diterjunkan untuk membantu proses pencarian.

Sekitar pukul 14.00 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan. Namun nahas, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Tigaraksa untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Pihak Polsek Tigaraksa yang menerima laporan langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pemasangan garis polisi, serta pendataan saksi-saksi di lokasi.

“Kami melakukan cek TKP, pemasangan police line, pendataan saksi, serta membawa korban ke RSUD Tigaraksa,” kata Iwan.

Atas kejadian ini, Iwan mengimbau masyarakat untuk tidak menjadikan danau bekas galian pasir sebagai lokasi berenang, terutama bagi anak-anak.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar mengawasi anak-anak dan tidak membiarkan mereka berenang di danau bekas galian atau lokasi lain yang memiliki kedalaman dan kondisi yang membahayakan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *