Peristiwa

Penghuni Sedang di Luar, Gudang Lantai Dua Mendadak Terbakar di Graha Raya Cikupa

×

Penghuni Sedang di Luar, Gudang Lantai Dua Mendadak Terbakar di Graha Raya Cikupa

Sebarkan artikel ini

KAB TANGERANG, MEDIAGLOBAL.ID – Warga kawasan Graha Raya Cikupa, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, dikejutkan kebakaran yang melanda sebuah gudang penyimpanan di lantai dua rumah warga, Minggu (30/8/2026) malam.

Api diketahui muncul sekitar pukul 19.01 WIB di kediaman Salahuddin, Blok I.07 RT 03/15, RW 015. Saat kebakaran terjadi, penghuni rumah diketahui sedang berada di luar.

Kobaran api yang muncul dari lantai dua tersebut sontak membuat warga sekitar bergerak cepat. Dengan peralatan seadanya, warga bergotong royong melakukan upaya pemadaman sembari menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Kesigapan warga membuahkan hasil. Kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu jam, bahkan sebelum armada Damkar tiba di lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas Damkar kemudian melakukan pemeriksaan dan memastikan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Lurah Mekar Bakti, Ucu Darsono, turut meninjau lokasi pascakebakaran untuk melihat langsung kondisi bangunan dan memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman.

Ucu mengapresiasi respons cepat warga yang secara bersama-sama membantu melakukan pemadaman sehingga api tidak sampai meluas ke bangunan maupun rumah di sekitarnya.

“Kami mengapresiasi kesigapan warga yang langsung bergerak ketika mengetahui adanya kebakaran. Alhamdulillah, api dapat segera dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lainnya,” ujar Ucu Darsono saat meninjau lokasi.

Lurah mekarbakti cek lokasi rumah warga pasca kebakaran

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi kebakaran, khususnya ketika rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.

“Kami mengimbau warga untuk selalu memeriksa instalasi listrik dan kondisi peralatan elektronik sebelum meninggalkan rumah. Pastikan tidak ada perangkat yang berpotensi menimbulkan korsleting atau panas berlebih yang dapat memicu kebakaran,” katanya.

Menurutnya, kewaspadaan dan kepedulian lingkungan menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah kebakaran, terlebih di kawasan permukiman yang bangunannya saling berdekatan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp15 juta hingga Rp20 juta.

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Kendati demikian, penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan memastikan kondisi rumah benar-benar aman sebelum ditinggalkan.

Hingga penanganan selesai dilakukan, situasi di sekitar lokasi kebakaran terpantau aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *