Budaya

Gegesik Bergemuruh! Puluhan Ogoh-Ogoh dan Ribuan Warga Hidupkan Tradisi Maulid

×

Gegesik Bergemuruh! Puluhan Ogoh-Ogoh dan Ribuan Warga Hidupkan Tradisi Maulid

Sebarkan artikel ini

CIREBON,MEDIAGLOBAL.ID – Gegesik bergemuruh. Ribuan warga tumpah ruah memenuhi sejumlah ruas jalan di Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Minggu (30/8/2026), menyaksikan kemeriahan Karnaval Budaya dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Dari anak-anak hingga orang dewasa, warga memadati sepanjang jalur parade. Mereka antusias menyaksikan beragam penampilan serta puluhan ogoh-ogoh karya masyarakat Gegesik yang diarak berkeliling kampung.

Beragam bentuk dan karakter ogoh-ogoh menjadi salah satu daya tarik utama. Karya yang dibuat masyarakat tersebut tidak hanya menambah semarak suasana, tetapi juga memperlihatkan kreativitas warga dalam menghidupkan tradisi yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Karnaval Budaya Gegesik bukan sekadar tontonan. Setiap bulan Rabiul Awal atau momentum Maulid, tradisi ini kembali menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berkreasi dan mempererat tali silaturahmi.

Tua, muda hingga anak-anak berbaur di tengah keramaian. Jalan-jalan kampung berubah menjadi ruang perjumpaan masyarakat, sementara karya warga menjadi bagian dari ekspresi budaya yang terus dipertahankan secara turun-temurun.

Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kekuatan utama tradisi tersebut. Masyarakat dari berbagai kelompok usia turut mengambil bagian sehingga Karnaval Budaya Gegesik tetap memiliki daya tarik dari tahun ke tahun.

Camat Gegesik, Tri Angga Riyadhimansyah, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian karnaval dapat berjalan lancar hingga selesai.

“Alhamdulillahirabbilalamin, hari ini kita dapat melaksanakan kegiatan Karnaval Budaya dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad 1448 Hijriah. Semoga kegiatan karnaval ini dapat berlangsung dengan lancar dan sukses hingga selesai pada hari ini,” ujar Angga.

Di tengah antusiasme ribuan warga, keamanan dan ketertiban juga menjadi perhatian. Kepadatan masyarakat di sepanjang jalur karnaval membutuhkan dukungan seluruh elemen agar kemeriahan tetap berlangsung aman dan nyaman.

“Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mendukung serta menjaga keamanan dan ketertiban demi keselamatan kita bersama,” pungkasnya.

Karnaval Budaya Gegesik kembali membuktikan bahwa tradisi akan tetap hidup ketika masyarakat ikut menjaga dan merayakannya bersama. Puluhan ogoh-ogoh karya warga menjadi simbol kreativitas, sementara ribuan masyarakat yang memadati jalanan menunjukkan kuatnya semangat guyub di tengah kehidupan masyarakat Gegesik.

Lebih dari sekadar kemeriahan tahunan, Karnaval Budaya Gegesik menjadi ruang untuk mempertemukan tradisi, kreativitas dan kebersamaan. Dari jalan-jalan kampung itulah budaya terus dirawat agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *