KAB TANGERANG, MEDIAGLOBAL.ID – Konferensi PWI Kabupaten Tangerang yang akan digelar akhir Agustus mendatang diharapkan tidak sekadar menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta merumuskan arah PWI Kabupaten Tangerang menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang.
Dukungan terhadap agenda tersebut datang dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Konferensi PWI Kabupaten Tangerang saat menerima panitia konferensi di ruang kerjanya, Kamis (20/8/2026).
Konferensi dijadwalkan berlangsung pada Minggu (30/8/2026), dengan agenda utama pemilihan Ketua PWI Kabupaten Tangerang periode 2026-2029. Selain memilih kepemimpinan baru, forum tersebut menjadi kesempatan bagi seluruh anggota untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyatukan gagasan mengenai masa depan PWI Kabupaten Tangerang.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang mendukung pelaksanaan Konferensi PWI Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan seluruh rangkaiannya berjalan lancar dan menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin baik,” kata Maesyal.
Menurut Maesyal, keberadaan pers memiliki peran penting dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Informasi pembangunan yang disampaikan secara akurat dan berimbang dinilai dapat membantu masyarakat memahami berbagai program sekaligus menjadi bagian dari kontrol sosial.
“Pers merupakan mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Karena itu, sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan insan pers harus terus dibangun,” ujarnya.
Ia menambahkan, hubungan antara pemerintah daerah dan pers idealnya dibangun atas dasar kemitraan yang sehat. Pemerintah membutuhkan pers untuk menyampaikan informasi kepada publik, sementara pers memiliki tanggung jawab menjaga independensi, akurasi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Yang paling penting adalah bagaimana pers tetap profesional, menyampaikan informasi berdasarkan fakta, dan ikut memberikan edukasi kepada masyarakat. Pemerintah tentu terbuka terhadap kritik dan masukan yang disampaikan secara konstruktif,” kata Maesyal.
Karena itu, Maesyal berharap konferensi dapat berlangsung dalam suasana yang sejuk, demokratis, dan mengedepankan kepentingan organisasi. Ia juga berharap kepemimpinan yang terpilih nantinya mampu membawa PWI Kabupaten Tangerang semakin solid dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Semoga konferensi ini berjalan tertib, lancar, dan menghasilkan kepemimpinan yang amanah serta mampu membawa PWI Kabupaten Tangerang semakin profesional,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kabupaten Tangerang Teguh Akbar Idham mengatakan konferensi memiliki arti strategis bagi keberlangsungan organisasi. Menurutnya, pergantian kepemimpinan hanyalah salah satu bagian dari rangkaian agenda tersebut.
“Konferensi ini bukan sekadar memilih ketua baru. Ini adalah momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun langkah PWI Kabupaten Tangerang ke depan,” kata Teguh.
Ia menilai perkembangan teknologi, perubahan pola konsumsi informasi, hingga tuntutan masyarakat terhadap kualitas pemberitaan menjadi tantangan yang harus dijawab organisasi wartawan.
“Dunia jurnalistik terus berubah. Karena itu, organisasi juga harus mampu beradaptasi tanpa kehilangan prinsip-prinsip jurnalistik. Profesionalisme, kompetensi, integritas, dan kepentingan publik harus tetap menjadi pijakan utama,” ujarnya.
Teguh menegaskan seluruh tahapan konferensi akan diarahkan agar berjalan tertib, demokratis, transparan, serta tetap menjunjung tinggi semangat kebersamaan.
“Kami berharap konferensi ini dapat melahirkan kepemimpinan yang mampu menjaga soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, dan memperkuat peran PWI di tengah masyarakat,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tangerang atas dukungan yang diberikan terhadap pelaksanaan konferensi. Menurut Teguh, dukungan tersebut menjadi energi positif bagi panitia untuk mempersiapkan seluruh tahapan menuju pelaksanaan konferensi.
“Kami mengapresiasi dukungan Bupati Tangerang. Sinergi antara PWI dan pemerintah daerah perlu terus dijaga agar pers dapat menjalankan fungsi secara profesional sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” kata Teguh.
Bagi PWI Kabupaten Tangerang, konferensi nantinya menjadi titik penting untuk menentukan arah organisasi selama tiga tahun ke depan. Kepemimpinan baru diharapkan tidak hanya mampu menjalankan roda organisasi, tetapi juga menjawab kebutuhan anggota dan memperkuat kehadiran pers sebagai bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
Dengan semangat tersebut, konferensi diharapkan melahirkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh anggota, menjaga independensi organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya wartawan, serta membangun hubungan kemitraan yang sehat dengan seluruh pemangku kepentingan.
Sebab, pada akhirnya, kekuatan sebuah organisasi pers bukan hanya ditentukan oleh siapa yang memimpin, tetapi juga oleh seberapa kuat organisasi tersebut menjaga profesionalisme, soliditas, dan kepercayaan publik.












