Peristiwa

Lagi Asyik Makan Pecel Lele, Eh Kaca Mobil Malah “Dimakan” Maling

×

Lagi Asyik Makan Pecel Lele, Eh Kaca Mobil Malah “Dimakan” Maling

Sebarkan artikel ini

KAB TANGERANG, MEDIAGLOBAL.ID – Maksud hati menikmati seporsi pecel lele setelah menghadiri seminar, seorang warga justru harus menerima “menu tambahan” yang sama sekali tidak dipesan. Saat tengah asyik makan, kaca mobilnya pecah dan sejumlah barang di dalam kendaraan raib.

Peristiwa tersebut terjadi Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di area parkir warung pecel lele depan gerbang Pasar Sementara Korelet, Jalan Raya Korelet, Kampung Ranca Serdang, Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Korban yang diketahui baru pulang dari sebuah seminar di kawasan Tangerang, mampir untuk makan malam bersama rekannya. Mobil Toyota Innova warna abu-abu bernomor polisi A 1036 VP kemudian diparkir di sekitar warung.

Suasana makan malam semula berjalan normal. Namun, seorang saksi tiba-tiba memberi tahu bahwa kaca pintu tengah sebelah kiri mobil korban pecah.

Korban pun bergegas mengecek kendaraannya. Benar saja, kaca mobil sudah dalam kondisi pecah. Lebih bikin “hilang selera”, sejumlah barang yang berada di dalam kendaraan ternyata ikut raib.

Barang yang dilaporkan hilang antara lain satu unit laptop warna hitam, sebuah tas berisi dua KTP, hard disk, SK CPNS, buku tabungan BJB, buku rekening Taspen Mandiri serta sejumlah dokumen lainnya.

Korban kemudian memilih “memesan bantuan” kepada polisi melalui Layanan 110 Polri. Laporan diterima Polsek Panongan sekitar pukul 19.52 WIB.

Tak berselang lama, personel Polsek Panongan bergerak menuju lokasi. Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, S.H., memimpin penanganan awal bersama personel piket.

Polisi melakukan pengecekan lokasi, meminta keterangan korban dan saksi, mengamankan tempat kejadian serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk mengenai pelaku.

“Kami langsung merespons laporan yang masuk melalui layanan 110. Anggota mendatangi lokasi, melakukan pengecekan, meminta keterangan saksi dan mengecek CCTV untuk membantu proses penyelidikan,” ujar IPTU Irruandy.

Meski peristiwa tersebut membuat korban kehilangan barang dan tentu saja kehilangan selera makan, polisi mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan ketika parkir di tempat umum.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kendaraan terkunci dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil. Kewaspadaan tetap diperlukan, meskipun kita hanya berhenti sebentar untuk makan,” kata Kapolsek.

Korban sendiri menyampaikan apresiasi kepada petugas Polsek Panongan yang cepat merespons laporan melalui layanan 110. Selanjutnya, korban akan membuat laporan polisi setelah menginventarisasi seluruh kerugian yang dialaminya.

Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri rekaman CCTV dan keterangan para saksi.

Jadi, bagi warga yang hendak makan pecel lele di tempat umum, jangan hanya memastikan lele dan sambalnya aman. Pastikan juga mobil terkunci dan barang berharga tidak ditinggalkan di dalam kendaraan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *