JAKARTA,Mediaglobal.id – Dalam mengurai kepadatan arus mudik di Tok Cikampek, pihak kepolisian menerapkan Contraflow Tol Cikampek Km 47-70.
Penerapan Contraflow Tol Cikampek Km 47-70 ini diungkapkan oleh Kombes Pol Eddy Djunaedi selaku Kabag Ops Korlantas Polri.
Kombes Pol Eddy menjelaskan jika kondisi Tol Cikampek saat ini Kamis 20 April 2023 akan dilakukan contraflow di jalur Jakarta-Cikampek satu lajur pada Km 36 sampai Km 47.
“Kemudian juga terdapat contraflow dua lajur dari Kn 47 sampai Km 70 Gerbang Tol Jakarta Cikampek,” jelas Kombes Pol Eddy.
Kombes Pol Eddy juga mengungkapkan bahwa pihaknya penerapan one way di Tol Cipali hingga Kalikangkung yang akan kembali dilanjutkan pada hari ini hingga pukul 24.00 WIB malam nanti.
“Perpanjangan rekayasa lalu lintas one way diperkirakan akan berakhir pada Kamis 21 April 2023 pukul 24.00 WIB,” ucapnya.
Menurut Kombes Pol Eddy, apabila pada periode waktu tiga jam sebelum jadwal pengakhiran masih terdapat peningkatan volume lalu lintas kendaraan dari Jakarta ke arah Timur, maka dapat dimungkinkan terjadi penyesuaian kembali jadwal pengakhiran one way.
“Rekayasa lalu lintas ini dapat dilanjutkan atau diakhiri dan lalu lintas kembali normal dua arah,” tukasnya.
Selain itu pihak kepolisian juga masih memberlakukan sistem buka tutup jalan di jalur masuk tol ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (Tol MBZ).
Upaya tersebut untuk meminimalisir kepadatan arus lalu lintas pemudik di akses keluar KM 48+000 menuju Cikampek.
“Berdasarkan data dan kondisi sampai dengan pukul 10.00 WIB. Sumber arus bangkitan saat ini belum nampak, namun ekor kepadatan masih berada di KM 15 Bekasi Timur dan layang MBZ dilakukan buka tutup untuk minimalisir pertemuan arus di KM 48,” jelas Kombes Eddy.
Eddy mengatakan traffic counting di KM 50 A selama 3 jam berturut-turut volume kendaraan mencapai rata-rata 5.817 kendaraan per jam.
“Traffic counting di KM 50A selama tiga jam berturut turut mencapai rata rata 5.817 kendaraan per jam (di atas indicator rekayasa lalu lintas Contraflow >5500 kend/jam) dengan Volume per Capacity Ratio (VCR) = 0,48 sudah memperhitungkan kapasitas lajur dengan Contraflow (2 lajur),” ungkapnya.
Sementara itu, data transaksi rata-rata di GT Cikatama arah Cirebon selama 3 jam berturut turut sebesar 6.106 kendaraan / jam (diatas indikator rekayasa one way di Ruas Cipali yaitu 4.554 kendaraan / jam)
“Traffic counting di tol cipali KM 190 Palimanan pada tiga jam berturut turut rata rata mencapai 4.224 kend/jam, (di atas indicator rekayasa lalu lintas Oneway >4100 kend/jam) dengan Volume per Capacity Ratio (VCR) = 0,46 sudah memperhitungkan kapasitas lajur dengan Oneway (2 lajur),” ujar dia.
Lebih lanjut, Edy mengatakan jika pihaknya kembali memperpanjang contraflow dari KM 36 sampai dengan 70 di Tol Jakarta Cikampek hingga pukul 24.00 WIB malam nanti.(**)












